Pendidikan Seksual untuk Anak dari Orang Tua
Pendidikan S*ksual untuk Anak tentu sudah harus direncanakan semenjak dini , hal ini untuk berjaga apabila anak mulai bertanya mengenai s*ks , sehingga anda sebagai orang tua telah siap dengan jawaban yang tepat. Bahkan dikala ini tidak ada istilah terlalu dini untuk membahas s*ksual dan kesehatan reproduksi dengan anak , namun tentu dengan batasan-batasan yang tidak membuat anak bingung.
Secara alami anak-anak mempunyai ketertarikan pada tubuhnya sendiri dan orang lain. Sehingga , dengan menjawab pertanyaan mereka , Anda telah membantu memahami tubuhnya , perasaannya , dan perasaan orang lain. Bahkan cara ini ialah kebiasaan baik untuk menjalin komunikasi terbuka kepada anak , termasuk membantunya menghadapi masa pubertas dikala remaja.
Orang tua perlu memahami , anak perlu tahu bahwa membahas wacana s*ks dan kekerabatan kepada anak ialah hal yang wajar. Mereka akan belajar dari nada bunyi dan gerak tubuh orang tua dikala berbicarakan s*ks. Untuk itu , anda sebagai orang tua harus berusaha untuk menganggap s*ks sebagai hal yang normal mirip membahas topik yang lainnya.
Dalam Pendidikan S*ksual dan kesehatan reproduksi , ada beberapa hal yang sebaiknya mulai diketahui anak:
Ringkasan:
Secara alami anak-anak mempunyai ketertarikan pada tubuhnya sendiri dan orang lain. Sehingga , dengan menjawab pertanyaan mereka , Anda telah membantu memahami tubuhnya , perasaannya , dan perasaan orang lain. Bahkan cara ini ialah kebiasaan baik untuk menjalin komunikasi terbuka kepada anak , termasuk membantunya menghadapi masa pubertas dikala remaja.
Orang tua perlu memahami , anak perlu tahu bahwa membahas wacana s*ks dan kekerabatan kepada anak ialah hal yang wajar. Mereka akan belajar dari nada bunyi dan gerak tubuh orang tua dikala berbicarakan s*ks. Untuk itu , anda sebagai orang tua harus berusaha untuk menganggap s*ks sebagai hal yang normal mirip membahas topik yang lainnya.
Dalam Pendidikan S*ksual dan kesehatan reproduksi , ada beberapa hal yang sebaiknya mulai diketahui anak:
- Beritahukan kepada anak bagian tubuh yang sangat privat dan tidak boleh diperlihatkan atau bahkan disentuh orang lain , selain ibu dan dokter dengan pendampingan orangtua.
- Buah hati anda perlu tahu mengenai pubertas sebelum mereka memasuki periode ini biar tidak kaget dan takut dengan perubahan yang terjadi pada tubuh.
- Anak perempuan sebaiknya sudah tahu kapan mulai menerima siklus menstruasi , yaitu sekitar usia 10 tahun , dan anak laki-laki juga mengetahui perubahan yang terjadi di usia pubertas dimulai dikala usianya 12 tahun.
- Apabila Buah Hati anda mulai memasuki pra cerdik balig cukup akal , namun tidak ada tanda-tanda ingin bertanya , gunakan situasi sehari-sehari sebagai pemancing diskusi. Misalnya , wacana program di televisi atau dikala melihat iklan pembalut. Katakan pada anak bahwa mereka akan tumbuh besar dan mengalami perubahan yang dialami setiap orang.
- Apabila Buah Hati anda bertanya mengenai dari mana bayi berasal , jelaskan dengan jujur dan sederhana sesuai tingkat usia anak. Misalnya , bayi tumbuh di perut ibu dan dikala mereka sudah siap mereka akan lahir. Jawaban ini kemungkinan cukup untuk anak usia prasekolah. Sedangkan untuk anak sekolah , penjelasan sebaiknya penjelasan dimulai dengan pernikahan.
Ringkasan:
- Pendidikan S*ksual untuk Anak dari Orang Tua bisa dimulai dikala usia pra sekolah ,
- Hal utama dalam Pendidikan S*ksual untuk Anak ialah mengenai perubahan tubuh dan bagian mana saja yang harus bersifat privasi ,
- Pendidikan S*ksual pada anak diperlukan bisa menghindarkan s*eks bebas yang tentu sangat merugikan dimasa mendatang.

Komentar
Posting Komentar